Assalamu'alaikum Wr. Wb. | Selamat datang di situs resmi Pengadilan Agama Ruteng | Media Pelayanan, Transparansi dan Informasi dan Perkara Online
Menu

 

           

×

Error

There was a problem loading image 4. Hakim C 2.jpg in mod_featcats

www.pa-ruteng.go.id │04/10/2018

Bertempat di Ruang Musholla Pengadilan Agama Ruteng, diselenggarakan kultum perdana sejak dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng yang baru sejak dilantik sebulan yang lalu. Acara Kultum perdana berlansung hari Rabu (03/10/2018 dihadiri oleh Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama Ruteng.  Kultum dibuka langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng Al Fitri, S.Ag., S.H., M.H.I.

Mushalla Pengadilan Agama Ruteng mulai berbenah diri tidak sekedar untuk shalat semata, melainkan juga diadakan tausiah bada Ashar selama 7 menit, yang bertujuan untuk meng-up grade keimanan dan pengetahuan keislaman para Hakim dan Pegawai. Ceramah yang dikemas dalam bentuk kultum (kuliah tujuh menit) setiap Rabu sore setelah shalat Ashar yang disampaikan oleh para Hakim dan Pegawai yang dianggap mumpuni.

Mengawali kultum perdana, Hakim Pengadilan Agama Ruteng Novendri Eka Saputra, S.H.I. membawakan tema “Hikmah Shalat Berjamaah di Mushalla Kantor” yang langsung dikaitkan dengan disiplin pegawai dan peningkatan kinerja. Beliau mengharapkan keikhlasan semua pegawai untuk dapat shalat berjamaah dan mengikuti kultum dengan baik. Shalat berjamaah dan Kultum merupakan dua sisi yang saling mendukung untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang pada ujungnya akan melahirkan amal shalih. Termasuk di antara amal shalih adalah melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing Hakim dan Pegawai dengan sebaik-baiknya.

Menurut penceramah “shalat yang kita dirikan dengan baik tentu akan membiasakan kita untuk senantiasa berfikir positif, melatih konsentrasi, dan memperkuat daya ingat serta memadukan keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan. dengan Ibadah shalat otak kita menjadi fresh dan nyaman kembali sehingga hal itu akan dapat mengheningkan dan merelaksasikan pikiran kita”

“Ibadah shalat apalagi senantiasa berjamaah dengan penuh kesungguhan, khusyu dan ikhlas akan menumbuhkan persepsi, dan motivasi positif. Orang yang mengamalkan shalat berjamaah dengan baik, akan menghadapi hidup secara realistis dan optimis. Dengan shalat yang baik kita akan merasakan bahwa Allah SWT adalah segala-galanya. In sha Allah kita akan terhindar dari rasa takut dan khawatir, sehingga hatipun menjadi tenang. Hati yang tenang akan menyebabkan kita merasa rileks dan tidak tegang (stress), yang pada gilirannya otak akan mudah menyerap pelajaran yang kita pelajari” mengakhiri ceramahnya. (Tim IT/af).

Go to top