header web kuning crop

Ditulis oleh Ridwan on . Dilihat: 48

PA. Ruteng mengikuti Webinar Internasional

Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu pada Masa Pandemi covid-19

Posbakum Online

 

WhatsApp Image 2020 09 03 at 11.32.42

webinar posbakum 02/09/202

Webinar Internasional Posbakum ini diadakan oleh Dirjen Badilag Mahkamah Agung yang bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2), yang diikuti oleh ketua, hakim pengawas bidang dan pengacara Posbakum dari beberapa Pengadilan Agama di Indonesia yang telah melaksanakan Posbakum.

Webinar ini dilaksanakan pada tanggal 02/09/2020 mulai dari jam 09.30 WITA sampai dengan 12.00 WITA dengan pembicara Bapak Dirjen Badilag DR. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., Direktur Bantuan Hukum Tasmania Vincenzo Caltibiano dan Direktur Perkumpulan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Nani Zulminarni. Dengan Moderator Direktur Pembinaan Administrasi Ditjen Badilag Dr. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H.,

Peserta dari PA. Ruteng diikuti oleh wakil ketua bapak Ridwan, S.H.I., hakim pengawas bidang bapak Rofi’ Almuhlis, S.H.I., dan Pengacara Posbakum ibu Indri Ayulestari, S.H., mengabil tempat di ruangan Media Center. Para Peserta dari PA. Ruteng sangat antusias mengikuti acara tersebut, dikarenakan Webinar Posbakum ini, merupakan media lintas Negara yang memberikan pengalaman-pengalaman mereka dalam melayani masyarakat tidak mampu selama masa Pandemi Covid -19.

Pembicara dari Bapak Dirjen Badilag, menguraikan beberapa data perceraian dari tahun 2016 – 2019 dan membandingkannya dengan selama masa Pandemi Covid-19 ini, ada sedikit peningkatan halmana dikarenakan beberapa bulan sebelumnya dilakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) sehingga saat diberlakukannya New Normal, masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan perceraiannya ke Pengadilan Agama, sehingga data-data yang disajikan beliau mematahkan asumsi selama ini yang terbangun oleh media masa, bahwa meningkatnya angka perceraian diakibatkan oleh dampak Pandemi Covid -19, sebagaimana yang terjadi di PA. Soreang.

Sementara Vincenzo Caltibiano selaku Direktur Bantuan Hukum Tasmania, dalam uraian materinya menjelaskan keunikan dari Tasmania sendiri baik dari aspek geografis, sosial dan kultur masyarakatnya. Dan selama masa Pandemi Covid-19 ini tidak menghentikan mereka untuk melayani secara optimal, mereka mengoptimalkan chat online, call center, email dan media lainnya yang tanpa dipungut biaya, karena Negara dimana beliau tinggal sudah menganggarkan dana untuk itu.

Nani Zulminarni dari PEKKA memberikan apresiasi kepada Bapak Dirjen Badilag dan PA diseluruh Indonesia, yang selama masa Pandemi Covid-19 tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan mengoptimalkan beberapa aplikasi yang menjadi unggulan saat ini. Sedangkan PEKKA sendiri terus bergerak dengan relawan yang ada mendatangi pos-pos masyarakat untuk didata dan didamping, dengan menampilkan beberapa slide foto, yang diharapkan memberikan inspirasi bagi para peserta webinar, bahwa masih banyak ranah di masyarakat yang bisa ditingkatkan pelayanannya selama masa Pandemi Covid-19 ini.

Setelah Pembicara memaparkan materi-materinya, Moderator kemudian memberikan kesempatan bagi para Peserta untuk mengajukan pertanyaan melalui chat online yang tersedia, namun para peserta yang diberikan kesempatan bertanya malah memberikan pernyataan-pernyataan ungkapan terima kasih dan apresiasi dengan capaian – capaian Badilag, PA dan Posbakum yang tak berhenti melayani meski di masa Pandemi, sebagaimana yang diungkap pak Dirjen Badilag, jadikan masa Pandemi ini sebagai tantangan untuk terus berinovasi dan melayani masyarakat tiada henti;

Add comment

Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Ruteng

Jalan  Satar  Tacik, Kelurahan Satar Tacik  Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur,  Kode Pos 86518

Telepon  : (0385) 2424045

 Faksmili  : (0385) 2424034 

 Email      : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.