Apel Pagi Senin, Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng Tegaskan Pentingnya Koordinasi, Tanggung Jawab, dan Integritas
Ruteng | pa-ruteng.go.id –
Pengadilan Agama Ruteng telah melaksanakan apel pagi rutin pada Senin, 21 Juli 2025 yang berlangsung di halaman kantor Pengadilan Agama Ruteng. Apel pagi diikuti oleh seluruh aparatur, mulai dari pejabat struktural, fungsional, staf pelaksana, CPNS, hingga PPNPN, dalam suasana yang tertib. Bertindak selaku Pembina Apel yaitu Wakil Ketua Pengadilan Agama Ruteng, Akhmad Masruri Yasin, S.H.I., M.S.I., sementara Sahrir Ramadhan, S.H. bertugas sebagai MC, dan Titus Bengko sebagai Pemimpin Apel.

Adapun petugas lainnya dalam pelaksanaan apel yaitu:
- Adhitya Yudhi Pratama, A.Md. – Pembaca 10 Budaya Malu Aparatur
- Rizky Armansyah Prabowo, S.H. – Pembaca Visi dan Misi Pengadilan Agama Ruteng
- Sahrir Ramadhan, S.H. – Pembaca 8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI
- Mahmud, S.H. (Panmud Gugatan) – Pembaca Doa
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyoroti beberapa hal penting terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab aparatur, khususnya dalam menjaga kelancaran pelayanan publik.
Pada poin pertama, beliau mengingatkan bahwa salah satu pegawai di bagian Panitera Muda Hukum sedang menjalani cuti selama 10 hari. Oleh karena itu, bagian kepaniteraan harus segera mengatur pembagian tugas, agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan yang dapat menghambat penyelesaian perkara, terutama perkara waris yang tengah ditangani.

“Jangan sampai karena adanya kekosongan sementara, pekerjaan menjadi terhambat. Bagian kepaniteraan harus mampu mengatur dan mengalihkan tanggung jawab secara tepat agar pelayanan tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Poin kedua yang disampaikan adalah pentingnya komunikasi dan koordinasi di lingkungan kerja. Baik permasalahan bersifat kedinasan maupun pribadi, hendaknya dibicarakan secara terbuka dengan rekan kerja maupun atasan.
“Jangan pendam masalah sendiri. Jika ada persoalan, komunikasikan. Kita bisa cari solusi bersama. Jangan sampai hal itu mengganggu produktivitas kerja,” ujarnya.
Sebagai penutup amanat, beliau kembali menekankan pentingnya menjaga integritas, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas di kantor, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di luar kantor.
“Jaga nama baik institusi dengan menjaga integritas. Ini adalah modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” pungkasnya.
Dengan pelaksanaan apel ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Ruteng dapat terus meningkatkan disiplin kerja, memperkuat koordinasi lintas unit, serta menjaga nilai-nilai integritas yang menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
